Sabtu, 26 November 2011

Bola Petir

Sebenarnya bola petir ini sulit untuk dijelaskan secara ilimiah. tapi banyak isu yang beredar bahwa bola petir ini berasal dari plasma. Zat keempat yang ada selain zat padat, cair dan zat (walu juga masih diperdebatkan). Bola ini berdiameter sekitar 15 cm. Karena made in petir, maka biasa muncul pada waktu hujan yang lebat.

Beberapa bukti memang menyatakan bola petir ini berbahaya. Karena terkadang bola petir ini bergerak perlahan dan pecah dengan diiringi suara ledakan. Sebuah eksperimen telah dibuat untuk meneliti bola petir ini, tapi karena ketidakjalasan fakta, jadi penelitian ini dianggap hilang.

Di Inggris, pada 21 Oktober 1638 terjadi peristiwa ini. Pada hujan badai, ada 8 "bola api" yang memasuki gereja, Bola tersebut meledak dan mengakibatkan 4 orang tewas dan 60 lainnya terluka. Saking besarnya efek ini, tembok dari gereja runtuh dan sekeliling gereja terdapat bau belerang. Karena hal itu, para jemaah gereja menganngap itu adalah iblis. Dan sebagian lain menganggap itu ada sebuah kemurkaan dari Allah SWT.

Ini adalah sebuah kesaksian lain dari Tsar Nicolas 2 kaisar terakhir dari rusia.

Bola (petir itu) berputar di lantai, kemudian melewati lampu gantung dan terbang keluar melalui pintu ke taman. Hatiku membeku, Aku melirik kakek - wajahnya benar-benar tenang. Bola api mendekatinya setenang ketika ia membuat tanda salib, aku merasa tidak pantas untuk takut. Setelah bola telah melewati seluruh gereja, dan tiba-tiba pergi keluar melalui pintu, aku sekali lagi memandang kakek saya. Sebuah senyum samar di wajahnya, dan ia menganggukkan kepala ke arahku. Saya panik menghilang, dan sejak itu saya tidak lagi ketakutan badai.

Deskripsi bola petir bervariasi. Ada yang digambarkan sebagai bola yang bergerak ke atas dan bawah, ke samping atau di arah tak terduga, melayang dan bergerak dengan atau melawan angin, tidak terpangaruh objek apapun. Beberapa orang menggambarkannya sebagai massa padat bergerak melalui kayu atau logam tanpa efek, sementara yang lain menggambarkannya sebagai benda yang membuat meleleh atau merusak dan membakar bahan yang sama.

Apapun itu,, semakin membuat kita sadar betapa kecilnya kita dihadapan Tuhan.. :-D
Bola (petir itu) berputar di lantai, kemudian melewati lampu gantung dan terbang keluar melalui pintu ke taman. Hatiku membeku, Aku melirik kakek - wajahnya benar-benar tenang. Dia membuat tanda salib saja setenang dia ketika bola api terbang di dekat kami, dan aku merasa bahwa itu tidak pantas dan tidak berani untuk takut saat aku .... Setelah bola telah melewati seluruh gereja, dan tiba-tiba pergi keluar melalui pintu, aku sekali lagi memandang kakek saya. Sebuah senyum samar di wajahnya, dan ia menganggukkan kepala ke arahku. Saya panik menghilang, dan sejak itu saya tidak lagi ketakutan badai.








08-09-09, 03:47 PM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar